Jakarta - Salah tunggal kode etik dalam penyalinan karya ilmiah merupakan menyusun referensi pada taraf akhir karya. Literatur berisi catatan perigi teks nan dijadikan peringatan novelis dalam menata karya catat. Setidaknya, kepustakaan mencakup berkenaan asma sekretaris, tajuk gubahan, warsa terbit, hingga pengedar. Ada banyak ulah perekaman kepustakaan, pada antaranya Turabian https://edgarxdjp3.amoblog.com/knowledge-sdy-end-result-sdy-hari-ini-live-attract-sdy-reside-sdy-swimming-pools-2026-toto-sdy-prize-info-sydney-61779292